Trilogy DiazMcGregor Akankah Terjadi

Segera setelah kekalahannya di mega circus-fight saat melawan Floyd Mayweather, Conor McGregor mencuatkan berita kepada para fans MMA-nya dan mengkonfirmasi bahwa dirinya akan kembali ke UFC -yang menjadi habitat para petarung MMA dunia. McGregor juga semakin membuat fans tak bisa menunggu setelah mengumumkan bahwa dia berniat kembali ke Octagon untuk bertemu dengan si Dua jari tengah Nate Diaz untuk menuntaskan trilogy mereka.

Tapi dengan satu syarat – ujarnya, fight ke tiga ini harus diadakan di kelas 155 pounds. Menurut McGregor –yang masih memegang gelar juara UFC pada kelas tersebut, hal ini cukup adil bagi karena di dua pertandingan sebelumnya dia bersedia turun di kelas 170.

“Aku adalah juara 155 pounds. Aku menghadapinya di kelas 170, ia mengalahkanku, lalu kami lakukan rematch di kelas yang sama -170, dan aku mengalahkannya,” kata McGregor (melalui bjpenn.com) “Sekarang aku juara dunia kelas 155 pounds, kalau Diaz menginginkan fight itu, dia harus mengikuti aturannya.”
“Jadi menurutku ini cukup adil.”

Seperti yang kita semua tahu, setelah memenangkan laga di kelas featherweight -145 pounds di tahun 2015, McGregor mencoba untuk memburu titel juara kelas lightweight secara bersamaan di tahun 2016 dalam pertarungan melawan Rafael dos Anjos. Namun sayangnya, beberapa minggu sebelum pertandingan, RDA mengundurkan diri karena cidera, dan memberi kesempatan kepada Nate Diaz untuk menggantikannya melalui short notice. Diaz saat itu tidak memiliki cukup waktu untuk menurunkan berat badan hingga 155 pounds, dan akhirnya “memaksa” McGregor setuju untuk bertanding di kelas 170 -yang di luar prediksi dimenangkan Diaz dengan submission. McGregor bersikeras rematch-nya juga diadakan di kelas 170, dan pada pertemuan ke dua dia berhasil memenangi tarung dengan majority decision.

MMA lovers,
akankah trilogy Diaz-McGregor ini bisa menjadi kenyataan? Kenapa tidak?
Jadi mari kita siapkan secangkir kopi dan sepiring camilan untuk menonton dua orang tergila di planet Bumi bertarung demi pundi2 dolar -bukan lagi pride and honor ….lol.

Daniel Cormier – Akhirnya Berkomentar

Daniel Cormier yang kemarin sempat dikabarkan mengalami gegar otak pasca tarungnya dengan Jon Jones, akhirnya memberikan komentar. Respect DC.

First off, thank you all for the kind words. I have felt the support. Congratulations to Jon Jones and his team. They did a phenomenal job and got the victory. Also, to Big John McCarthy, I would like to apologize for acting up with you. I am thankful for the time you gave me to try and defend myself and stay in the fight. You are the best in the business for a reason. I also wanna thank my team and my coaches. I love you all from the bottom of my heart. Your time and energy is greatly appreciated. You guys did a wonderful job, I was ready. It's a fist fight and things happen. Dana White and the @ufc, thank you for being the premiere organization in all of MMA. Again, congrats to Team Jones and JacksonWink. Love you all. I'll see you soon. DC 📷@layziethesavage

A post shared by Daniel "DC" Cormier (@dc_mma) on

Jon Jones Menggila, Daniel Cormier Gegar Otak – UFC 214

Siang tadi, Saudara2 sekalian telah menyaksikan betapa Jon Jones telah berhasil membuat sang juara bertahan Cormier ter-huyung2 sambil berjalan mundur sebelum akhirnya nyungsep di ronde ketiga dalam title fight yang digelar di Honda Center Anaheim, California. Jones berhasil mendaratkan sebuah head kick keras yang langsung menjatuhkan sang lawan. Jones tak membuang waktu dan terus menghujani DC dengan pukulan bertubi-tubi -tercatat sebanyak 19 kali elbow dan punches, hingga akhirnya Big John turun tangan untuk segera menghentikan pertandingan.

Jones -yang tampil seakan bangkit dari kubur terlihat sangat emosional setelah berhasil merebut gelar yang sebenarnya tak pernah ia lepaskan. Selama wawancara setelah pertandingannya, Jones tampak berlinang air mata mengingat apa yang ia hadapi selama beberapa tahun belakangan ini.

Jones kemudian juga bicara tentang Cormier -yang meskipun selama ini menjadi lawan terberatnya, dan tetap memberi pujian kepada sang mantan juara di kelas lightheavyweight tersebut.

Setelah pidatonya, Jones lalu menghampiri dan bahkan mencium kepala Cormier, serta menunjukkan bentuk rasa hormatnya setelah pertandingan berat yang baru saja mereka lalui.

Di video berikut ini, Anda bisa menyaksikan Jones yang menghampiri Cormier sesaat setelah pertarungan mereka usai.

Sementara itu, DC yang usai tarung terpaksa harus menjawab pertanyaan Joe Rogan dengan sambil kebingungan: “Saya tidak mengerti bung”, didiagnosis mengalami gegar otak beberapa menit kemudian. “Saya pikir pertarungan berlangsung dengan baik. Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Kurasa aku kena headkick. ” lanjutnya.

Wawancara tersebut membuat pelatih Cormier, Javier Mendez sewot. “Dia tidak ada urusan dengan wawancara” kata Mendez dalam sebuah pesan teks-nya ke USA TODAY Sports. “Ini tidak baik. Rogan mungkin akan merasa tidak enak. ”

Presiden UFC Dana White mengatakan bahwa wawancara tersebut terjadi bukan atas permintaan resmi UFC.

“Mereka sudah meminta Rogan untuk tidak melakukan wawancara dengannya,” kata White. “Namun dia tetap melakukannya. Dia harus bicara.”

Cormier menerima pukulan beberapa kali dari Jones sebelum pertarungan akhirnya dihentikan oleh wasit John McCarthy. White juga mengatakan bahwa pertarungan bisa saja dihentikan “tiga, empat atau lima pukulan sebelumnya.”

Info gegar otak itu sendiri diperoleh dari sang Pelatih DC, seperti dikutip dari tweet berikut ini :

Dan saat ini -menurut juru bicara rumah sakit Tom Vasich dalam sebuah email, mengatakan bahwa Cormier sedang dalam perawatan di UC Irvine Medical Center .

Serba salah.
Kali ini menimpa Joe Rogan.
Sabar ya Gan.

Dikutip dari berbagai sumber 🙂

Cepir*t di Octagon Dapat Bonus

Bisa dibilang ini cepirit membawa nikmat. Maaf ya jorok. Tetapi ya memang begitulah nyatanya. Kamu pasti masih ingat adegan seorang petarung wanita UFC cepirit di Octagon minggu lalu? Benar, ini masih tentang Justine Kish yang ceritanya terus berlanjut -seperti dikutip dari MMAImport berikut ini:

Ada kabar bahwa Presiden UFC Dana White akan memberikan bonus khusus pada si Petarung strawweight tersebut –Justine Kish, atas kejadian memalukan yang menimpanya. Seperti yang kita saksikan bersama pada hari Minggu, di UFC Fight Night 112 , Kish mengalami kekalahan pertama sepanjang karir MMA-nya (6-1). Tak hanya mengalami kekalahan, Kish juga tanpa disengaja e’ek di celana saat pertarungan masih berlangsung. Malam itu sebenarnya Kish bertarung pantang menyerah dan berusaha keras untuk keluar dari kuncian rear-naked choke lawannya –Fellice Herrig, hingga akhirnya ia kehilangan kendali dan lalu pupup di atas matras.

Sehari setelah pertandingan, White menelepon Kish untuk mencari tahu kondisinya. …. What a baik boss om Dana ini ya, co cuit!

“Dia meneleponku sehari setelah pertandingan. Mengecek dan memastikan kondisiku baik-baik saja. Dia memahami tentang hal memalukan yang sudah terjadi,” kata Kish pada The Domenick Nati Show. “Dia memberiku motivasi. Katanya, ‘Kamu sudah bertarung mati2an kemarin. Aku kagum bagaimana kau menghadapinya.’

Kish juga bilang bahwa White mungkin akan memberikan sebuah bentuk kompensasi atas penampilannya Minggu kemarin.

“Kabar gembira lain yang Dana siratkan adalah aku akan mendapat bonus khusus, sebuah hadiah untuk performance-ku,” kata Kish. “UFC memang konon sering memberi bonus2 rahasia di sana-sini, setidaknya padaku. Aku tidak meminta atau mencoba mencari tahu berapa jumlahnya, jadi kita lihat saja nanti. Kita akan tahu dalam beberapa minggu ke depan.”

Ikut senang mendengarnya. Semoga cepat dikirim ya mbak.

Gambar diambil dari sini.

Mario Yamasaki Dibully Dana White – Sakitnya tuh Di sini!

Pasti kalian semua nonton Minggu malam lalu, Michael Chiesa dan Kevin Lee tampil di main card UFC Fight Night 112 di Oklahoma dengan pertarungan yang berakhir kontroversial setelah Mario Yamasaki –sang wasit menghentikan keduanya.

30 detik menjelang akhir ronde pertama, tampak kuncian RNC Lee masuk cukup dalam membelit leher Chiesa, hingga akhirnya membuat Mario Yamasaki menghentikan tarung tersebut. Sebuah keputusan cepat yang akhirnya menimbulkan perdebatan di sana sini – yang bahkan Chiesa sendiri langsung bangkit dan menyatakan bahwa dia belum melakukan tap tanda menyerah.

Bahkan pak Boss UFC –Dana White pun ikut2an kesal, dan mengunggah kekecewaannya pada sang Wasit via Instagram dengan mengatakan bahwa Yamasaki lebih mementingkan hal2 yang tidak perlu –ketimbang mengerjakan tugasnya dengan baik.

Lucunya, rekaman slow motion menunjukkan dengan jelas momen yang mendukung keputusan sang wasit, di mana Chiesa sedang di ambang kehilangan kesadaran akibat kuncian itu dan terlihat kedua tangannya lemas terkulai, seperti bergerak tanpa daya tersisa. Tentu, adalah tanggung jawab seorang wasit, untuk melindungi petarung di Octagon, tak peduli si botak White, Chiesa, atau siapapun yang tidak setuju dengan keputusan tersebut.

Yamasaki harus berbangga dengan keputusannya yang tepat -dengan menghentikan pertandingan tersebut.

Scorpion Kick

Untuk pertama kalinya dalam sejarah UFC seorang petarungnya menggunakan teknik tendangan Kalajengking (Scorpion Kick) -sebuah gaya bertarung yang hanya bisa kita saksikan di film2 jadul yang dibintangi oleh Bruce Lee atau Cynthia Rothrock yang sangat popular dengan gaya tendangan ini.

Petarung itu adalah Clay Guida -The Carpenter, yang turun bertanding melawan Erik Koch di UFC Fight Night seri 112 di Chesapeake Energy Arena –Oklahoma City.

Clay (33-17) yang sebelumnya menderita kekalahan dua kali ber-turut2 dari Brian Ortega dan Thiago Tavares, masing di tahun 2016 dan 2015 akhirnya memenangi laga tersebut secara mutlak melalui unanimous decision.

Lihat potongan klip saat tanding berikut ini:

[Spoiler]Scorpion kicks

Berikut lihat gaya Cynthia Rothrock dengan Scorpion kickingnya:

Gambar diambil dari sini dan sini.