Air Seni

Ini posting tentang air seni dan warnanya sebagai indokator kesehatan.  Dicopas dari beritagar.id :

Meskipun para ahli sudah tidak lagi merekomendasikan kita minum 8 gelas air per hari, kita mesti harus memperhatikan jumlah asupan cairan untuk tubuh.

Kaum wanita terutama harus benar-benar memperhatikan kecukupan cairan dalam tubuh karena perempuan lebih rentan mengalami dehidrasi.

Selain itu, bagi Anda yang suka berolahraga, asupan cairan harus diperhatikan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai warna urine yang menunjukkan apakah kita kekurangan cairan tubuh atau tidak.

Transparan dan jernih
Warna transparan dan jernih pada urine menunjukkan bahwa Anda sudah banyak meminum air dan tidak mengalami dehidrasi.

Kuning pucat dan kuning transparan
Warna kuning pucat adalah warna yang normal untuk urine. Ini menunjukkan bahwa Anda sehat dan tidak dehidrasi. Kebanyakan orang memiliki warna urine kuning pucat atau kuning transparan. Kedua warna ini sama-sama menunjukkan keadaan tubuh yang normal.

Kuning tua
Ini berarti Anda tidak mengalami dehidrasi. Setidaknya belum. Jika Anda melihat warna urine kuning tua, sebaiknya Anda segera minum air putih setelahnya. Karena warna ini menunjukkan bahwa Anda hampir mengalami dehidrasi jika tak minum dalam waktu dekat.

Warna madu atau amber
Tubuh Anda tidak mendapatkan cukup cairan sehingga warna urine Anda lebih tua dan hampir seperti warna madu. Jika mengetahui warna ini dalam urine, sebaiknya segera minum secepatnya untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Cokelat
Hati-hati jika Anda melihat warna urine cokelat ini. Warna ini bisa berarti Anda mengalami dehidrasi parah atau memiliki masalah dengan liver. Segera penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air. Namun jika warna urine Anda masih tetap cokelat sebaiknya segera temui dokter.