Blogs

Munas 1 Federasi Kick Boxing Indonesia

Jogjakarta – Semua pasti sepakat bahwa pengalaman bertanding sangatlah penting bagi para atlet untuk meningkatkan prestasi. Dengan jam terbang yang semakin tinggi tentu para atlet makin terasah kemampuannya di atas ring. Karena itu, para senior beladiri dari berbagai daerah di Indonesia -khususnya beladiri stand up fighting, berkumpul menyamakan visi mereka untuk mencoba melahirkan wadah baru demi cita2 bersama memajukan atlet tanpa pamrih.

Telah tercatat lebih dari 50 senior Praktisi beladiri akan hadir dan duduk bersama dalam Musyawarah Nasional Federasi Beladiri Kickboxing Indonesia yang akan dihelat di kota Wonosobo pada hari Sabtu dan Minggu, 27-28 Januari nanti.

Seperti dikutip dari informasi Wakil Ketua Panitia Munas  -Bpk. Harry Wibowo, beberapa hari yang lalu bahwa maksud dan tujuan dari diselenggarakannya Munas ini adalah antara lain untuk :

1. Melaksanakan munas Federasi Kick boxing Indonesia (FKBI)
2. Membentuk wadah yang dapat memberi keleluasaan bertanding kepada setiap elemen seni bela diri
3. Memperluas jaringan ilmu bela diri
4. Menambah khasanah keilmuan bela diri
5. Menjalin silaturahmi di antara seluruh komponen ilmu bela diri -khususnya di Indonesia, dan internasional pada umumnya, dan tentu saja
6. Untuk mengembangkan minat dan bakat para atlet nasional

Semoga sukses dengan Munas-nya, dan berhasil melahirkan wadah / organisasi yang sehat, kokoh dan mampu menjadi harapan bagi para atlet Kick Boxing di masa mendatang, aamiin.

Terima kasih. Dukung FKBI!

UFC di tv One

Kabar mengezutkan datang dari tvOne yang di beberapa tahun terakhir ini konsisten dengan tayangan program olah raga MMA setiap hari Sabtu malam : Stasiun ini akan menyiarkan tarung UFC mulai 15 January 2018. Kini penyuka olahraga MMA tak perlu berlangganan tv berbayar lagi hanya untuk menonton acara kesayangan mereka. Ini merupakan berkah di awal tahun 2018. Benar kata pepatah di dunia MMA : “Semua akan MMA pada waktunya”

Berikut adalah kutipan berita dari Viva.co.id yang menyatakan bahwa tvOne kini resmi menjadi Official Broadcaster untuk UFC:

“Alhamdulillah, tvOne telah memastikan diri menjadi official broadcaster UFC. Seperti yang kita tahu, UFC adalah brand MMA terbesar di dunia. Dengan kehadiran UFC di tvOne, kami berharap bisa berkontribusi dalam perkembangan MMA di Indonesia,” kata Direktur Operasional dan Sinergi tvOne, David Erick Burke, kepada VIVA.

“Kami juga mendapatkan lisensi untuk seluruh platform digital. Artinya, informasi dan tayangan UFC juga bisa diakses melalui situs VIVA.co.id,” lanjutnya.

Tak tanggung2, di hari pertama siarnya mereka langsung menayangkan ulang 3 laga sebagai berikut :

1. Cris Cyborg vs Holly Holm
2. Glover Teixeira vs Misha Cirkunov
3. Aljamain Sterling vs Marlon Moraes

Partai pertama adalah tayangan ulang UFC 219 30 December lalu yang dimenangi oleh Cris Cyborg dengan keputusan mutlak setelah mereka bertarung penuh selama lima ronde. Meski kalah, Holm banyak mendapatkan pujian dari kalangan penggemar MMA dunia karena dia mampu mengimbangi Cyborg dan membuatnya ber-darah. Seperti kita tahu kebanyakan penonton menganggap Cyborg tak mungkin ditahlukkan. Paling tidak untuk saat ini. Dengan pertarungan ini Cyborg mencatat rekor tarungnya menjadi 19-1. Sementara Holm 11-4.

Partai ke dua adalah tanding Teixeira VS Cirkunov di seri UFC on Fox. Petarung Brazil berusia 38 ini mencatat rekornya menjadi 27-6 setelah mengkandaskan Cirkunov di ronde satu dengan kemenangan TKO di menit ke 1. Ini adalah laga di kelas light heavyweight. Cirkunov adalah petarung berusia 7 tahun lebih muda dari lawannya dan saat ini bergabung di Xtreme Couture. Cirkunov di tanding sebelumnya juga mengalami kekalahan KO dari petarung Switzerland, Volkan Oezdemir.

Sedangkan partai ke tiga, Aljamain SterlingMarlon Moraes adalah tayangan ulang UFC Fight Night 123 di kelas Bantam yang dimenangkan oleh Moraes -petarung asal Brazil dengan kemenangan KO (Knee) di ronde 1.

Tunggu apalagi? Siapkan kopi dan camilan. Tapi jangan lupa besok tetap bangun pagi ya.
TvOne memang melelahkan. Terima kasih tvOne.

Indonesian MMA Tees – RNC

Segera keluar, kaos MMA Indonesia dengan design : Rear Naked Choke (RNC). RNC adalah teknik kuncian yang terbukti paling banyak digunakan oleh para Petarung dalam event MMA. Menurut statistik, selama 5 tahun terakhir ini teknik RNC telah tercatat sebagai teknik submission nomer satu di UFC dalam daftar 5 Submission terbaik.

Menurut wikipedia: The rear naked choke (RNC) is a chokehold in martial arts applied from an opponent’s back. The choke hold is very effective in folding the vocal cord if used in self defence. Depending on the context, the term may refer to one of two variations of the technique; either arm can be used to apply the choke in both cases. The word “naked” in this context suggests that, unlike other strangulation techniques found in Jujutsu/Judo, this hold does not require the use of a keikogi (“gi”) or training uniform.

Sumber : http://mma121.com/rear-naked-choke-statistics/
Pingin? Sabar ya.

Mirko “Cro Cop” Filipovic VS Tsuyoshi Kosaka – Rizin Fighting World Grand Prix 2017

Masih ingat Mirko “Cro Cop”? Petarung Kroasia ini sempat membocorkan rencananya untuk pensiun sekali lagi pada New Year’s Eve kemarin di Jepang -namun yang jelas bukan tahun ini.

Mirko Filipovic-43, kembali bertarung tepat setahun setelah pertandingan terakhirnya, di mana ia berhasil menahlukkan “Baruto” Kaido Hoovelson dan Amir Aliakbari dengan KO -memenangkan Rizin’s heavyweight grand prix di tahun 2016. Dan tugasnya di penghujung tahun 2017 pun semakin ringan karena sang mantan bintang K-1 ini hanya memerlukan waktu 62 detik untuk mengkandaskan pioneer MMA Tsuyoshi Kosaka yang berusia 47 tahun pada final grand prix di Saitama Super Arena di Jepang.

Pertandingan tersebut terpaksa dihentikan oleh ringside official -namun bukan dari sudut Kosaka, yang terlihat melempar handuk untuk mencegah cidera yang lebih parah dari si Petarung Jepang yang sudah tak berdaya.

Kosaka yang hanya bertanding sebanyak 3 kali dalam 11 tahun terakhir ini, tampak mengawali pertandingan dengan agresif. Dia terus membayangi tiap langkah Filipovic dan beberapa kali melepas overhand rights. Namun Cro Cop yang lebih muda 4 tahun dengan cepat menemukan cara dan membalik keadaan; mengejutkan lawan dengan right hand-nya. Sang petarung Kroasia ini terus memepet lawan ke tali ring dengan rear waistlock-nya, menghujani Kosaka dengan right hand bertubi-tubi dari belakang. Kosaka tampak jatuh ke canvas, langsung mencoba memasang guard, namun hanya membuahkan serangan susulan dari Filipovic. Sang left-leg kicker ini tampak mencoba menggunakan seluruh kemampuan gaya tarung Ali-Inoki-nya untuk menyudahi perlawanan, berdiri kokoh pada pertahanan Kosaka yang masih goyang, dan terus dan mendaratkan pukulan hingga lemparan handuk si Petugas ringside terjadi – hanya lebih sedikit dari penanda 1 menit.

“Cro Cop” memperbaiki catatannya menjadi 36-11-2 (1 NC). Seperti yang kita ketahui, dalam 5 tahun terakhir ini dia telah mengurungkan beberapa kali rencana pensiunnya. Dan setelah kemenangannya ini, Filipovic mengisyaratkan bahwa ia akan kembali berpartisipasi lagi di Rizin 2018, lagi-lagi ingin mencoba retirement contest-nya pada New Year’s Eve. Meski tampaknya tidak mungkin, karena Filipovic telah memenangi pertarungan 8 kali ber-turut2 hingga sekarang, winning streak terpanjangnya selama 16 tahun berkarir di MMA.

Sumber : Sherdog.com
Saksikan video tarungnya di sini.

Logo One Pride MMA versi Terpelatuk

Boleh dong sebagai penggemar mengusulkan logo alternatif untuk One Pride MMA?
#IndonesianMMAPride

Edowar Firnanda di LAC XIV 16 December Klaten

Salah satu partai yang menjadi daya tarik penonton di LinduAji Championship (LAC) XIV tanggal 16 December lalu tentu saja adalah pertemuan antara Edowar Firnanda melawan Gunawan. Kita semua tahu bahwa keduanya adalah fighter yang berlaga di OnePride MMA. Tarung mereka juga menjadi penutup event Kickboxing tahunan yang kali ini menyuguhkan hanya 24 partai Kickboxing dengan peserta berasal dari Jakarta sampai Jember. Dan LAC kali ini diselenggarakan di GOR Gelar Sena di kota Klaten. Jika penasaran kamu bisa tonton video berikut ini (diambil dari facebook Herry Guntar).

Bagi terpelatuk hal yang tak kalah seru adalah bisa bertemu langsung dan ngobrol dengan para Fighter. Ada Edowar di sana -dan ikut senang mendengar kabar bahwa kondisinya kini sudah 100%. Sukses selalu buat Edo dan Sony, dan tentu saja saya ucapkan terima kasih buat mas-nya yang berbaik hati membantu mengambil gambar ini. Anda baik sekali. 🙂 Sayang sekali tidak melihat mas GSP (Gunawan Sutrisno Putra) sorenya.

Herry Guntar – LAC XIV 16 December 2017

Di sela2 break saat nonton Lindu Aji Championship (LAC) XIV kemarin terpelatuk berkesempatan ngobrol dengan Herry Guntar – mantan Petinju nasional era 80-an yang sering kali kita lihat di teve menemani para fighter saat bertarung di ajang OnePride MMA. Herry Guntar saat itu aktif meramaikan kompetisi tinju nasional dan tercatat beberapa kali menang antara lain sebagai Juara 1 di kelas Bantam Sarung Tinju Emas XII tahun 1987, Juara 2 dan 3 di kelas Ringan saat tampil di ajang yang sama tahun 1984 dan 1985. Setelah tidak aktif di percaturan tinju nasinal, beliau banyak terlibat dalam melatih atlet Tinju, Sanshou dan MMA di Semarang.

Sosok Guntar, selain ramah dan cepat akrab, juga tidak pelit berbagi ilmu kepada siapa saja. Lihat saja beberapa video berikut ini, saat beliau membocorkan beberapa jurus Tinjunya kepada Pak Zain -yang juga seorang praktisi Jiu Jitsu, Silat dan beberapa aliran bela diri lainnya asal Klaten.

Terima kasih koh Herry Guntar, kapan2 boleh ya sparring dengan saya 🙂

Santoso VS Adi Priyanto

Salah satu pertarungan yang paling mendebarkan di One Pride MMA Sabtu malam yang lalu. Kesabaran seringkali membuahkan kemenangan. Di awal2 ronde Petarung asal Blitar –Santoso ini sempat keteteran menghadapi serangan Adi Paryanto yang membuatnya berdarah. Namun dengan tenang dan penuh kesabaran Santoso akhirnya berhasil mengubah keadaan sesaat setelah knee attack-nya bersarang di dagu lawan. Santoso menang KO atas Adi.

Kemenangan tersebut akan memberi peluang kepada Petarung yang bernaung di Airlangga Jiu-jitsu ini untuk menantang kembali sang juara bertahan di kelas straw, Gunawan. Jika benar begitu, maka ini adalah partai rematch, karena keduanya pernah berlaga di bulan Juli 2017 lalu dengan Gunawan sebagai Pemenangnya.

Gambar diambil dari sini.

Santoso – Petarung Muda Berbakat

Ini adalah interview kali ke dua terpelatuk.com dengan petarung OnePride MMA. Sebelumnya, tiga bulan lalu interview yang sama dilakukan dengan Pendekar Becak Lawu –Suwardi. Kenapa Santoso? Kenapa Bukan para petarung yang saat ini memegang gelar juara? Hmm…kenapa tidak? Suatu hari Santoso –fighter yang bernama lengkap Muhammad Santoso ini, bisa saja menjadi juara. Dan juga para juara kan sudah seringkali diliput, mungkin jadi tidak enak jika di-tanya2 lagi dengan pertanyaan yg sama :). Kalian pasti sudah menyaksikan tarungnya saat melawan Edowar Firnanda yang berakhir dengan kuncian Arm bar yang mendebarkan. Padahal sebelumnya Edowar –fighter yang ber-nickname “Joker” ini tampak santai dan pede meskipun lawannya sempat membelitkan guilotine choke dari posisi bawah saat dirinya masuk ke halfguard.
Penasaran kan? Yuks kita kepoin siapa sih dan apa aktifitas se-hari2 mas Santoso yang asli Blitar dan kini berdomisili di kota Surabaya. Mariiii!

Berikut adalah recap interview terpelatuk dengan Santoso di sela2 kesibukannya berlatih.

Q (terpelatuk) : Assalamualaikum mas Santoso, apa kabar?
A (Santoso) : walaikumsalam, Alhamdulillah baik

Q: Bagaimana ceritanya mas Santoso bisa masuk ke dunia olah raga MMA?
A: Ceritanya panjang mas, saya memulai karir MMA saya sejak di Surabaya dengan mengikuti kejuaraan MMA amatir. Dan sayangnya pada saat itu saya merasa “dibohongi” oleh penyelenggara acara yang katanya dijanjikan hadiah total jutaan ternyata ketika menang juara satu, saya hanya dibayar sebesar Rp. 50 ribu saja. Peristiwa ini membuat saya merenung dan berniat untuk belajar lebih semangat lagi untuk menjadi lebh baik dengan mengikuti berbagai pertandingan Jiu Jitsu, Muay thai, dan juga Grappling

Q: Kapan Anda pertama kali mengenal MMA?
A: Saya mengenal MMA saat saya kuliah dan mendalami Jiu Jitsu lebih dalam dan akhirnya terbawa ke olahraga MMA

Q: Beladiri apa yg mas Santoso geluti sebelumnya? Sejak kecilkah?
A: Saya dulu berlatih gulat saat di SMP dan SMK. Pernah berlatih Silat juga, namun karena masih penasaran akhirnya saya terus mencari beladiri yang paling cocok dengan saya, dan akhirnya bertemulah dengan Jiu Jitsu

Q: Apakah keluarga Santoso dari kalangan pebeladiri/ Praktisi?
A: Tidak. Haya saya saja yang menggeluti beladiri

Q: Pertanyaan yang paling saya sukai: apakah menurut Santoso, olahraga MMA bisa memberikan kontribusi positif kepada generasi muda Indonesia saat ini? Boleh kasih contohnya?
A: Alhamdulilah bisa mas. Karena dengan ikut berlatih olahraga MMA kita bisa lebih baik dalam hal me-manage waktu. Bisa berbagi ilmu dengan teman-teman. Begitu. Contohnya, dulu ketika selesai mengikuti kuliah dapat materi terus langsung pulang –atau biasa disebut sebagai mahasiswa kupu-kupu malam 🙂 Tetapi dengan ikut berlatih beladiri dan juga terlibat di dalam organisasinya kita tidak memiliki lagi waktu kosong yang sia2. Semuanya terisi dengan kegiatan yang positif.

Q: Pendapat mas Santoso tentang anggapan orang mengenai MMA adalah olahraga yang brutal dan cenderung barbar?
A: Mereka belum mengerti dan memahami mendalam tentang MMA itu sendiri

Q: Apakah ada resistensi (penolakan) dari keluarga ketika pertama kali Santoso menyatakan keinginannya untuk ikut bertanding MMA? Atau keluarga menganggapnya ini adalah hal yang biasa? Bagaimana tanggapan keluarga saat ini?
A: Orang tua sempat tidak mengijinkan dengan alasan karena beladiri MMA adalah beladiri yang keras, demikian kata ibu saya.

Q: Apakah sang pacar tidak keberatan anda ikut MMA?
A: Alhamdulilah tidak :v

Q: Apakah menurut Santoso dunia MMA bisa menjanjikan sebagai profesi di masa mendatang?
A: Sangat bisa. Karena MMA ini olahraga yang terus berkembang dan apa lagi sekarang sudah ada wadahnya, yaitu OnePride MMA

Q: Apakah aktifitas sehari2 Santoso?
A: Saya masih kuliah, dan saat ini semester 5

Q: Boleh cerita tentang kegiatan klubnya? Pelatih, teman sparring dsb.
A: Untuk latihan kita lakukan sendiri. Saling menjadi Pelatih bagi teman2. Lalu sparing juga kita belajar bareng dengan bekal ilmu yang sudah kami dapatkan dari beladiri lain yang kita satukan dan kita ajarkan ke anak-anak yang baru karena pada dasarnya kami berawal dari UKM yang datang dari latarbelakang beladiri berbeda-beda. Untuk teman sparing biasanya saya lakukan dengan Achmat Muhaimin dan yang anggota lainnya di Airlangga Jiu Jitsu

Q: Menurut anda, apa modal yang paling utama untuk menjadi seorang atlet beladiri yang baik –khususnya MMA?
A: Tentunya penguasaan beladiri yang lengkap atas dan bawah. Dan juga keyakinan yang sangat tinggi

Q: Siapa lawan yang Santoso anggap paling tangguh selama turun bertanding di OnePride MMA?
A: Mas Gunawan Sutrisno

Q: MMA is about respect. Bagaimana menurut Santoso
A: hehe belum dijawab.

Q: Catatan tarung di One pride?
A: Saya turun bertanding 4 kali, dengan catatan 3 kali menang dan 1 kali kalah (3-1)

Q: Menurut Santoso, teknik apa dalam bela diri yang Santoso anggap paling efektif untuk menjadi pemenang dalam Octagon? Apakah Santoso lebih nyaman bertarung di atas atau di bawah?
A: RNC. Saya baik di atas maupun bawah merasa nyaman2 saja. Namun saya merasa lebih nyaman bertarung di bawah

Q: Apakah menurut Santoso teknik2 MMA juga efektif di jalanan?
A: Iya sangat efektif

Q: Siapa petarung MMA idola anda?
A: Khabib Nurmagomedov

Q: Siapa sosok yang paling berjasa mengantar Santoso sampai memasuki dunia MMA?
A: Ini adalah nama2 yang berjasa dalam kiprah saya di MMA: Hafid Nur Maradi, Novian Hartanto, Achmat Muhaimin, dan Danaradi Saputro.

Q: Apakah MMA akan menjadi masa depan anda?
A: Tidak. Karena MMA ada masanya, jadi nantinya saya ingin membuka usaha mendirikan sebuah Camp atau berdagang.

Itulah tadi beberapa tanya-jawab yang sempat terekam oleh terpelatuk.com. Semoga bermanfaat dan bisa memberi inspirasi positif bagi generasi muda -khususnya para Petarung MMA di Indonesia, aamiin.

Salah satu hal yang saya kagumi pada diri Santoso adalah keteguhannya di dalam beribadah, yang rela meninggalkan aktifitas berlatihnya karena berbarengan dengan jadwal ngaji di TPQ-nya. Bekal beragama yang kuat dan dorongan dari sang ibu membuatnya tidak pernah lupa. Semoga terus istiqomah.
#Respect.

Terus melaju! Sukses!

Rematch Suwardi – Rudy Agustian. Sebuah Penantian.

Sepertinya bukanlah Suwardi, jika hanya karena sebuah kekalahan dia harus mundur dan terus meratapi nasibnya. Suwardi harus legowo meminjamkan sabuk juaranya ke tangan Rudy -Si Golden Boy. Entah untuk berapa lama. Yang pasti, petarung asal Magetan ini menyatakan ingin menantang Rudy kembali di duel perebutan gelar.

Kini Suwardi harus puas menduduki peringkat ke dua di bawah Rama Supandhi.
berikut adalah Daftar Peringkat Kelas Terbang:

Juara: Rudy Agustian
1. Rama Supandhi
2. Suwardi
3. Iwan Hermawan
4. Adi Rominto Manurung
5. Toreq
6. Sutrisno
7. Muhammad Ridwan Kholik
8. Abdul Aziz Calim
9. Harinto Jaya
10. Winardi